Pada
sedikit waktu hidup yang kita punya, ternyata kita masih begitu sering
menyia-nyiakannya. Konon kita percaya tentang adanya saat dimana akan dilakukan
penimbangan amal, amal baik dan amal buruk. Kitapun percaya jika ternyata jika
timbangan amal buruk kita lebih berat dari amal baik, maka kita akan celaka.
Coba
kita merenung, ambil kalkulator, mencoba menghitung waktu yang bisa
dioptimalkan. Untuk mengisi sedikit demi sedikit kantong amal baik sesungguhnya
tidak terlalu sulit. 2 jam setiap hari yang kita habiskan di depan TV, jika
hanya menonton saja, anda telah membuang sia-sia 730 jam dalam setahun. Apalagi
jika tontonannya adalah acara TV yang malah menambah kantong amal buruk anda.
730 jam itu setara dengan 30,4 hari penuh. Full !
Bagaimana cara merubahnya?
Jika tidak ada aktifitas lain yang 'lebih bermutu' untuk dilakukan, dan anda
ingin menonton TV, maka pilihlah acara TV yang membawa kepada kebaikan. Lakukan
dzikir terus selama ada menonton TV. Jika itu senantiasa anda lakukan, berarti
anda telah mengisi kantong amal anda dengan dzikir selama 30,4 hari penuh dalam
setahun.
Perjalanan
dengan kereta, mengemudi kendaraan, bermotor atau berjalan kaki ke kantor,
mencuci baju, atau menyiapkan makanan di dapur, semua aktifitas itu bisa kita
barengi dengan berdzikir. Agar semua aktifitas tidak hanya berlalu sebagai
rutinitas saja, tetapi waktunya bisa kita 'curi' untuk menabung amal baik.
Tidak
sulit untuk melakukannya. Anda hanya perlu memulainya.
Banyuwangi,
09 Februari 2013
#selfreminder
No comments:
Post a Comment