Thursday, May 19, 2016

Spiritual Journey - Sekavling tanah di surga seharga 40 juta



Nasehat untuk diri saya sendiri (dan mereka yang belum berhaji) :


Pada tahun 2009 akhirnya saya menemukan alasan yang tepat mengapa seseorang harus menunaikan ibadah haji atau menunaikan ibadah haji sedini mungkin. Beberapa diantaranya saya sampaikan di bawah ini :


1.    Umur manusia terbatas. Sangat tidak bijak jika kita 'stel yakin' bahwa kita masih hidup sesudah masa pensiun, atau kita merasa masih akan punya banyak waktu untuk melakukannya suatu ketika nanti. Siapa yang menggaransi kita masih hidup besok pagi? Jangan menunda nunda niat baik.

2.    Jika kita melakukannya lebih dini (baca : melakukannya sewaktu muda atau sebelum usia lanjut) berarti kita berpeluang memanfaatkan sisa umur lebih banyak untuk melakukan ibadah dengan tingkat kemantapan yang lebih baik.


3.    Kisah yang saya dengar pada satu khutbah shalat Jum'at bercerita demikian : Suatu ketika di jaman Nabi, ada seseorang yang meninggal. Seperti kebiasaan pada saat itu, salah seorang sahabat nabi yang mengabarkan kabar duka tersebut kepada beliau. "Ya nabi, tetangga kita si Fulan itu meninggal dunia. Apakah kita tidak pergi ke sana untuk mengurus jenazahnya?" Nabi menjawab : "Tidak. Ketahuilah bahwa si Fulan itu sesungguhnya adalah termasuk orang yang mampu berhaji, tapi sampai akhir hayatnya dia tidak mau melakukannya". Jadi nabi menganggap orang yang mampu berhaji tetapi dia tidak mau melakukannya sebelum mati, maka tidak termasuk dalam golongannya. Tidakkah anda takut tidak dianggap sebagai umat nabi Muhammad? Anda tahu di mana tempat mereka nanti?


4.    Kata-kata 'Kewajiban haji atas mereka yang mampu' sering dibelokkan, diberat-beratkan, seolah kebanyakan dari kita tidak mampu. Kata 'mampu' sebetulnya kan hanya meliputi tiga hal sederhana saja : Pertama, mampu ilmunya, artinya mengerti tentang ilmu cara melakukan ibadah haji, hal ini bisa dengan mudah dipelajari dengan membeli buku atau mengikuti bimbingan haji. Kedua, mampu biaya perjalanannya, yang saat ini sekitar 40 juta-an. Ketiga, mampu memenuhi kebutuhan mereka yang ditinggalkan selama seseorang melakukan ibadah haji. Coba pikirkan, anda mampu membeli sebuah mobil Avanza seharga Rp 180 juta tapi anda tidak mampu berhaji?


5.    Doa di tanah suci sangat mustajab. Apalagi berjuta jamaah haji yang lain juga mendoakan anda. Apakah anda tidak ingin akan ada banyak kebajikan yang anda dapatkan sepulang dari sana? Apakah anda tidak ingin menabung ganjaran shalat yang 1 kali shalat di sana sama dengan 100.000 kali shalat di masjid perumahan anda? Kita punya banyak kesempatan melakukannya selama di sana. Bayangkan kesempatan itu anda gunakan untuk memberatkan timbangan amal shalat sebelum anda dipanggil yang Kuasa.


6.    Bagi mereka yang berhaji karena Allah, Allah sudah menggaransi tidak ada balasannya yang lebih pantas selain Surga Firdaus. Barangkali anda tidak benar-benar ingin masuk surga jika ogah-ogahan untuk meniatkannya. 



Lalu kenapa anda masih bingung gonta-ganti mobil dan tidak ingin menunaikan haji? Jika anda mampu membeli Avanza sebenarnya anda sudah berpeluang membeli 4 kavling tanah di surga. Bukan hanya 1 kavling ! Saya tahu masalah anda. Masalahnya adalah karena anda tidak percaya bahwa surga itu lebih baik dari dunia dan seisinya ini. Sesederhana itu! 


Tidak ada alasan bagi anda yang 'grogi' dengan uang 40 juta untuk tidak meniatkannya. Anda bisa berangkat ke sana gratis. Tinggal minta sama Allah, berdoa siang malam, pasti ada jalan. Kakak laki-laki saya nomer 4 sudah membuktikan itu. Tapi jika anda tetap tidak percaya dengan kuasa Allah yang bisa memberangkatkan anda ke sana secara gratis, berarti anda harus meniatkan dengan membayar ONH. Caranya, gajian tanggal 25 nanti sisihkan 1 juta rupiah. Langsung pergi pada hari itu juga untuk membuka tabungan haji.  


Jangan pernah mengatatakan : "Saya juga ingin pergi haji" karena itu kata-kata itu tidak akan mengantarkan anda ke sana. Terlalu cetek, klise, seperti kata-kata sinetron. Katakan : "Saya niat pergi haji sesegera mungkin karena Allah. Tgl 25 saya akan buka tabungan haji untuk memulai niat mulia ini." Good luck.


Banyuwangi, 13 Februari 2013  18.17


No comments:

Post a Comment