Monday, May 16, 2016

Wheel Journey – Berangkat Menggigil Pulangnya Tepar



Rute                : Banyuwangi – Jember – Bantur (Malang Selatan) Pp

Jarak tempuh    : +/- 660 Km

Tanggal           : 05 -07 Mei 2016

Motor              : Yamaha Vixion Tahun 2013, Suzuki Shogun 125 SP tahun 2007, Kawasaki KLX Tahun 2016



Seharusnya perjalanan ini bisa jadi menyenangkan jika saja saya tidak terserang sakit bahkan sebelum perjalanan dimulai. Tanggal 04 Mei 2016 saya terpaksa bekerja di kantor sampai jam 10 pagi saja karena merasakan tubuh tiba2 demam dan terasa lemas. Upaya untuk sehat sangat saya usahakan mengingat sudah terlanjur janji dengan teman yang sudah meluncur dari Jakarta dan Surabaya.  Ini adalah perjalanan pertama kali bertiga bersama istri dan anak dari Banyuwangi ke Malang Pp.


Benar saja, baru beberapa puluh KM meninggalkan rumah pada tgl 05 Mei selepas Subuh, ketika sampai di alas Gumitir tubuh ini sudah menggigil kedinginan. Alhasil menjadi keajabian jika akhirnya masih bisa sampai di Bantur Malang pada sekitar pukul 15.00 seperti rencana semula. 


Hari Jum’at 06 Mei 2016, mencoba menyusuri sepenggal Jalur Lintas Selatan Malang sampai Pantai Bantu Bengkung. Bermotor di JLS Malang ini sungguh terasa luar biasa.  Karena kondisi fisik juga yang kurang memungkinkan, hari itu hanya sempat menyambangi pantai Ngudel dan Batu Bengkung saja. Ombak di pantai selatan saat itu sangat tinggi. Bahkan beberapa jam sebelumnya di pantai Batu Bengkung seorang pengunjung kehilangan nyawanya karena terseret ombak.


Rencana ke Bromo tanggal 7 Mei 2016 terpaksa dibatalkan. 


Hari itu pagi sekali saya harus ke IGD RS. Panti Waluya Malang untuk memeriksakan diri. Benar saja feeling saya, saya terkena virus cacar air. Walhasil perjalanan kembali ke Banyuwangi menggunakan Kawasaki KLX punya teman kali ini adalah perjalanan terberat ynag pernah saya lakukan. Start dari Malang jam 10 pagi melewati jalur selatan sekali lagi. Ini merupakan 12 jam berkendara terberat karena harus melawan rasa sakit di badan dan cuaca yang banyak diselingi hujan.


















Jika akhirnya selamat sampai di Banyuwangi menjelang tengah malam, tentu itu tak lepas dari ridlo Allah yang berkenan melindungi kami sepanjang perjalanan.


No comments:

Post a Comment