Thursday, May 26, 2016

Spiritual Journey - Gak Kaget Blas



Ketika saya mendengar berita gonjang-ganjing rencana perceraian yang sedang melanda salah seorang kenalan, sama sekali saya tidak kaget. Mungkin bagi orang yang menyampaikan berita itu kepada saya, reaksi saya justru mengagetkannya. Bukan saya tidak berempati kepada kenalan saya. Tapi hal semacam itu sudah bisa saya 'ramalkan' bahkan jauh sebelum pasangan itu menikah.  Kenapa begitu? Penjelasannya seperti berikut.

Kalau orang mengatakan umur, rejeki, jodoh ada di tangan Tuhan, itu benar adanya. Tapi mengapa 'ramalan' saya sering kali menjadi benar, juga bukan hal yang sulit dimengerti.

Begini, kepada kenalan-kenalan dekat, mahasiswa mahasiswi saya, atau siapa saja yang saya merasa tidak segan memberi masukan, selalu saya sampaikan kepada mereka yang berencana untuk menikah atau yang masih pacaran agar sepenuhnya mendapat restu dari orang tua, khususnya ibu. Baik ibu pihak perempuan maupun pihak laki-laki. Jangan sampai tidak mendapat restu dari ibu. 

Jika pada masa pacaran ada sinyal bahwa ibu tidak memberikan restu kepada anda atau calon pasangan anda, coba pelajari kenapa sebabnya. Apakah bisa diperbaiki atau tidak. Untuk sementara tetap jaga jarak dan jangan hubungan itu berproses terlalu cepat. Jika telah diupayakan ternyata restu ibu anda atau calon pasangan tetap tidak bisa anda dapatkan, sebaiknya anda jangan terus melaju. Bagi saya tindakan mengabaikan restu ibu sangat berbahaya. Restu orang tua khususnya ibu sangat-sangat diperhatikan oleh Allah. Jangan sampai beliau tidak happy, terpaksa, apalagi sakit hati dengan rencana pernikahan anda.

Bagi anda para ibu yang mempunyai anak yang berencana hendak menikah, bersikaplah terbuka. Ajaklah anak anda berbicara jika ada ada sesuatu yang kurang pas di hati anda. Jangan diam saja sehingga anak anda tidak mengetahui ternyata anda tidak setuju dengan calon pasangannya. 

Saya memperhatikan permasalah rumah tangga hingga perceraian yang dialami oleh orang-orang dekat saya sebagian berawal dari ketiadaan restu ibu ini. Jika anda pernah mengalami perceraian dengan pasangan anda, selain anda merasa bahwa itu adalah takdir Tuhan apakah anda juga merasa bahwa ada masalah dengan restu ibu anda atau ibu mantan pasangan anda?

Banyuwangi, 26 April 2013 04.49

No comments:

Post a Comment