Namanya Sara Bokker. Dulunya seorang model di Amerika
yang kini menjadi muslimah. Saya
selalu tertarik mendengar kisah dari orang-orang yang mendapatkan hidayah seperti dia. Biasanya saya meminta
diceritakan bagaimana proses sampai hidayah itu akhirnya didapatkan.
Disamping mendengar cerita langsung dari sumbernya, beberapa minggu yang lalu saya juga sempat menyimak cerita orang-orang yang mendapat hidayah, terutama dari orang-orang di luar negeri yang diunggah di youtube. Lucunya, pulsa modem Rp 100.000,- yang saya beli habis dalam waktu hanya 3 hari karena saya geber terus menerus pagi sampai malam di hari Sabtu Minggu karena keasyikan mendengar kisah tentang perolehan hidayah ini.
Disamping mendengar cerita langsung dari sumbernya, beberapa minggu yang lalu saya juga sempat menyimak cerita orang-orang yang mendapat hidayah, terutama dari orang-orang di luar negeri yang diunggah di youtube. Lucunya, pulsa modem Rp 100.000,- yang saya beli habis dalam waktu hanya 3 hari karena saya geber terus menerus pagi sampai malam di hari Sabtu Minggu karena keasyikan mendengar kisah tentang perolehan hidayah ini.
Memang menjadi hak Allah untuk
memberi hidayah dan membiarkan hambanya yang lain dalam kesesatan. Namun sejauh
yang saya pelajari dan ketahui, ada kesamaan dalam proses sebelum hidayah itu
datang kepada seseorang. Apa itu? Itu adalah kemauan dari yang bersangkutan.
Ada proses aktif dari seseorang, mulai dari bertanya dalam hati, mencoba
mempelajari dan memohon diberi petunjuk.
Rumus ini berlaku juga dalam
tahapan selanjutnya. Ketika seseorang ingin naik pangkat dari tahap ibadah
wajib dan ingin menambah dengan ibadah sunah misalnya, perlu ada proses aktif
dari yang bersangkutan. Biasanya tidak bisa ujug-ujug langsung mampu shalat
tahajud 8 rakaat ditambah 3 witir misalnya.
Jika anda hanya punya 'keinginan'
bisa melakukan shalat tahajud, maka anda akan sulit menjalaninya. Perlu lebih
dari sekedar 'ingin'. Tahapannya minimal adalah pertama, siapkan diri anda
untuk cukup beristirahat, artinya jangan tidur terlalu larut. Jika tidak ada
aktifitas yang benar-benar penting tidurlah lebih awal. Kedua, jangan makan
malam terlalu kenyang. Ketiga, sebelum tidur ambil air wudlu dan berdoa agar
diberi kekuatan untuk mampu bangun dan menjalankan shalat tahajud. Keempat,
pasanglah alarm anda. Kelima, dalam proses berlatih akan lebih mudah jika
dilakukan bersama dengan orang lain, misalnya janjian dengan istri atau suami
untuk shalat tahajud.
Jika anda ingin bahagia, anda harus
berusaha meraihnya. Karena bahagia itu letaknya di dalam hati dan kebahagiaan
sejati adalah di akherat nanti, maka andapun harus lebih fokus kepada hati anda
dan akherat anda. Kalau anda fokus pada dunia anda, mungkin anda akan senang
tapi tidak akan ada bahagia sejati yang bakal anda nikmati. Good luck.
Banyuwangi, 18 Maret 2014 05:55

No comments:
Post a Comment