Monday, May 23, 2016

Spiritual Journey - Hidup Tidak Berakhir Di Sini



Pasti enak jika hidup hanya berakhir ketika kita mati. Barangkali itu yang ada dipikiran orang-orang yang mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Padahal tidak demikian halnya. Hidup sesungguhnya justru setelah kita mati nanti. Saat hidup di dunia adalah saat beramal, saat mengumpulkan bekal. Kehidupan di akherat nanti adalah saat pembalasan, bukan lagi waktu untuk beramal. Tidak mudah untuk mengajak hati agar selalu mengingat tentang hal ini .

Waktu berjalan begitu cepat. Ada saat semangat kita melemah untuk mengumpulkan bekal. Di saat lain kita begitu bersemangat untuk mengumpulkan bekal. Untuk itulah kanjeng Nabi berpesan agar kita tidak meninggalkan tiga permohonan setiap selesai shalat. Pertama memohon agar Allah menolong kita untuk mampu selalu berdzikir, untuk mampu bersyukur dan untuk mampu beribadah.   

Berbicara tentang kemauan diri untuk beribadah tak pernah lepas dari kata 'hidayah'. Sebagai bentuk pembelaan sering orang mengatakan "saya belum mendapat hidayah". Memang hak Allah untuk memberikan hidayah hanya kepada siapa yang dikehendakiNya. Tapi ada proses, ada tahapan yang biasanya terjadi sebelum hidayah itu datang. Tidak 'ujug-ujug' langsung datang. Perlu partisipasi aktif dari manusianya.

Jika saat ini 'posisi' kita pada angka negatif, maka kita kita harus bergerak ke titik nol dulu, melalui istighfar dan taubat. Jika sudah berada di titik nol, akan lebih mudah bergerak lagi ke atas atau ke kanan.

Tinggal berapa hari sisa usia anda? Mari kita bersama mempersiapkan diri untuk berjumpa denganNya.

Banyuwangi, 17 Juni 2013 04.50 Wib

No comments:

Post a Comment