Menurut
saya, puasa Ramadhan kali ini lebih menyenangkan dibanding tahun lalu. Satu hal yang
paling terasa adalah dengan bertambah banyaknya jamaah shalat di masjid
perusahaan. Beberapa keluarga yang baru pindah ke perumahan dinas, telah
menempati rumah-rumah dinas yang dulunya kosong.
Lebih hebat lagi, dalam dua
hari pelaksanaan shalat tarawih, tidak ada sama sekali GPM (Gerakan Pengacau
Masjid) yang pada hari biasa atau terlebih pada masa lalu biasanya sangat
berisik, mengganggu, karena mereka terkadang hanya ngobrol dan tidak ikut
shalat tarawih. Tahun ini berbeda. Sip.
Barangkali
para orang tuanya sudah menasehati anak-anaknya untuk tidak ribut saat
pelaksanaan shalat dan mengikuti ibadah shalat dengan tertib. Semoga saja kondisi
kekhusyu’an shalat selama dua hari ini bisa dipertahankan seterusnya.
Bagi
orang tua, memang perlu mendidik anak untuk berperilaku tertib ketika di
masjid. Dulu sewaktu saya masih kecil bersama teman sebaya juga termasuk
anggota Gerakan Pengacau Masjid. Pernah saking jengkelnya takmir, kami yang
shalat berisik di shaft belakang disiram seember air sumur hingga lari tunggang langgang. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa saya.
Karena
pernah menjadi ‘pelaku kejahatan’ di masjid, saya menasehatkan kepada anak-anak
saya untuk berperilaku baik. Alhamdulillah, 2 anak laki-laki saya tidak pernah
menjadi simpatisan GPM. Namanya juga
anak-anak, memang perlu dididik dan dinasehati. Jangan dibiarkan mereka berlaku
kurang pantas ketika berada di rumah-rumah Allah.
Banyuwangi,
07 Juni 2016

No comments:
Post a Comment