Saturday, May 28, 2016

Spiritual Journey - Budayakan Mencontek



Teringat kebiasaan di masa jahiliyah ketika duduk di bangku SMP kelas 3, saya bersama gang selalu beradu panjang kertas contekan sebelum ulangan di mulai. Kebiasaan itu sama sekali saya tinggalkan ketika saya duduk di bangku SMA. Tapi semasa kuliah, kumat lagi kebiasaan itu. Jika pembuatan kertas contekannya tidak dilakukan sendiri-sendiri, ya sesekali dilakukan secara berjamaah di kost-an salah seorang teman di daerah Ketawang Gede atau Sumbersari - Malang. Meski saya yakin pacar saya yang orang Belanda  tidak pernah tahu apa yang saya lakukan saat itu, saat ini baru terfikir oleh saya kalau Allah Maha Tahu apa yang saya lakukan waktu itu. 


Untuk menebus dosa di masa lalu, saya melakukan hal yang sama (membuat kertas contekan) tapi kali ini untuk tujuan kebaikan, untuk menambah hafalan ayat-ayat pendek dalam shalat. Satu surah terindah menurut saya adalah surat Al A'la. Surah ini selalu dibaca dengan syahdu oleh  imam shalat Ied di masjid Jami' Jombang tahun 80-an dulu. Biasanya diikuti surah Adh- Dhuha di rakaat kedua.


Saya pun membuat contekan dan saya print kecil agar mudah saya bawa-bawa. Saya sudah bertekad bulat saya harus bisa menghafal surah ini. Biasanya sambil berjalan ke kantor, saya mengeluarkan kertas contekan ini untuk berlatih menghafal. Yang saya heran kenapa sampai 2 minggu saya belum juga mampu menghafal. Sepertinya ada yang salah dengan saya. Saya berfikir mungkin saya kurang serius melakukannya. Perasaan ketika seorang imam membaca surah ini kok saya mudah mengikuti, giliran menghafal sendiri kok sulit ?


Saya kemudian mencoba cara lain. Saya mempersiapkan ketikan surah tersebut dalam ukuran kertas folio yang saya akan tempelkan di kamar tempat saya biasa shalat di rumah. Ya Allah ya Rob, akhirnya tahulah saya di mana kesalahan saya. Rupanya ketikan kecil  surah Al A'la yang biasa saya bawa sambil berjalan ke kantor ada yang kurang. Ayat kelima 'Faja'alahuu ghutsaa'an ahwaa' terlewat tidak terketik. Maha Benar Allah dengan segala firmanNya. Dia tidak mengijinkan saya terlewat menghafal ayat kelima tersebut. Itulah kenapa selama 2 minggu saya tidak juga berhasil untuk menghafalnya.


Benar juga, tempelan kertas contekan surah Al A'la yang lengkap di dinding kamar persis di depan sajadah bisa membantu. Setelah saya coba menghafal semalam, pagi ini saya lulus test menghafal surah Al A'la. Langkah selanjutnya adalah meningkatkan 'keberanian' guna membaca surah ini saat menjadi imam shalat. Barangkali baru minggu depan saya berani membawakannya, setelah yakin benar saya hafal di luar kepala. Tapi semangat saya besar, saya harus bisa melakukannya. Selain karena saya ingin berbuat baik dengan menambah hafalan surah, saya juga tak ingin mendengar lagi ledekan "Qul hu ae lek" dari orang-orang terdekat saya.


Ya Allah ampuni semua kesalahanku, tutupi semua kekuranganku.


Banyuwangi, 22 Maret 2013. 06.10

No comments:

Post a Comment