Semenjak
dua minggu yang lalu, jamaah tetap masjid perumahan dinas kami berkurang satu
keluarga yang terdiri dari 4 jiwa, karena mereka bersama-sama dipanggil olehNya
dalam sebuah kecelakaan. Kehilangan ini
begitu kami rasakan, karena dari 25 KK penghuni perumahan dinas ini, hanya 5 keluarga saja yang setiap hari
berjamaah di masjid. Dengan berkurang 1 KK, kini tinggal 4 KK saja yang setiap
hari berjamaah di masjid. Sepi. Semoga 20 KK yang lain melaksanakan kewajiban
shalatnya dengan berjamaah di rumah masing-masing.
Dalam
setiap kejadian kematian yang menimpa seseorang, sesungguhnya Allah memberikan
pelajaran, memberikan peringatan kepada yang masih hidup untuk selalu bersiap.
Hidup ini hanya sebentar saja.
Beberapa
minggu terakhir, dalam setiap khotbah Jum'at atau pengajian-pengajian di TV,
sering kita mendengar ajakan untuk berdoa agar kita disampaikan pada bulan
Ramadhan yang sebentar lagi akan datang. Bertemu dengan
bulan Ramadhan, diberi kesehatan dan kemauan yang besar untuk beribadah. Semua peringatan tentang sedikitnya waktu, yang setiap saat akan terenggut oleh kematian kita. Tapi itulah kebanyakan dari kita. Hanya menganggap angin lalu setiap ada orang yang mengingatkan tentang hal ini.
bulan Ramadhan, diberi kesehatan dan kemauan yang besar untuk beribadah. Semua peringatan tentang sedikitnya waktu, yang setiap saat akan terenggut oleh kematian kita. Tapi itulah kebanyakan dari kita. Hanya menganggap angin lalu setiap ada orang yang mengingatkan tentang hal ini.
Pilihan
ada pada anda, apakah anda ingin menjadi kelompok bisu buta tuli terhadap
peringatan Allah atau tidak. Saya sungguh tak kuasa memaksa. Saya hanya menyeru
dan mengajak, tidak lebih.
Mohon
maaf lahir batin.
Banyuwangi,
05 Juli 2013 05.14 Wib.

No comments:
Post a Comment