Thursday, June 9, 2016

Spiritual Journey - Meraih Cinta Allah (Bagian 2 - Syahadat)



Dua kalimat syahadat  ialah dua perkataan pengakuan yang diucapkan dengan lisan dan dibenarkan oleh hati untuk menjadikan diri orang Islam. Pengakuan terhadap keesaan Allah dan pengakuan bahwa Nabi Muhammad adalah Rosul Allah setiap hari diulang beberapa kali ketika kita menjalankan ibadah shalat. Semoga saja dalam setiap kali kita shalat itu kita bisa melaksanakannya dengan khusyu', sehingga bacaan yang sekian kali itu bisa benar-benar menghujam di dalam hati.

Mencintai Allah dan Baginda Rosul, dengan mengingat dan menyebut namaNYa tidak cukup ketika shalat saja. Pendek kata setiap tarikan nafas dan detak jantung, Allah dan Kanjeng Nabi Muhammad harus selalu hadir dalam hati. Itu bisa didapat dengan terus berdzikir kepada Allah dan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.



Berdzikir dengan mengucapkan kalimah-kalimah toyibah dan bersholawat kepada nabi Muhammad bisa dilatih sedikit demi sedikit. Perlu juga disempatkan untuk mempelajari fadilah2 bacaan itu agar kita lebih termotivasi melakukannya. Melatih diri dengan
berdzikir dan bersholawat dengan target jumlah tertentu sangat membantu. Pasang target tambah lama tambah banyak jumlah bilangannya. Berdasar pengalaman, membiasakan diri menggunakan tasbih sangat menyenangkan.



Jika anda istiqomah membaca dzikir dan bersholawat, semakin hari semakin otomatis hati anda akan tertambat kepada Allah dan RosulNya. Semua fadilah dzikir dan sholawat satu persatu akan anda rasakan kebenarannya bersama berjalannya waktu. Keselamatan, kelapangan, jalan keluar dari masalah, ketenangan hati dan hal-hal baik lainnya menjadi sesuatu yang menakjubkan.



Ustad Yusuf Mansyur pernah menceritakan betapa kecintaan putri sulungnya kepada Nabi Muhammad telah membuatnya setiap hari bersholawat 1.000 kali setiap pagi setelah shalat dhuha. Dan apa yang terjadi? Sudah 2 kali Nabi Muhammad hadir dalam mimpinya. Seperti kita percayai bahwa ketika seseorang bermimpi bertemu dengan Rosulullah, maka sesungguhnya dia telah benar-benar bertemu dengan Baginda. Dan kalau sudah pernah bertemu dengan beliau ketika hidup di dunia ini, tidakkah besar kemungkinannya akan mendapat syafaat dan bertemu dengan beliau di akherat nanti?



Sangat terasa sekali perbedaan hidup dengan sering berdzikir dan sholawat dengan jarang melakukannya. Semoga saja Allah membimbing saya dan anda untuk bisa istiqomah melakukannya hingga ajal menjemput. Mari bersama berusaha meraih cinta Allah melalui dzikir dan sholawat. Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung.


No comments:

Post a Comment